Jumat, 12 Agustus 2016

ANALISA USAHA TANAMAN GAHARU


ANALISA
USAHA TANAMAN GAHARU
Oleh :
 Penyuluh Kehutanan Lapangan Kabupaten Brebes
(AKHMAD SAYIDI, SST)




Asumsi-asumsi yang digunakan dalam analisis usaha budi daya tanaman gaharu sebagai berikut :
-          Lahan yang digunakan milik sendiri dengan luas 1 Ha;
-          Harga bibit gaharu siap tanam Rp. 20.000,-/batang;
-          Sistem yang digunakan monokultur dengan jarak tanam 3 m x 4 m;
-          Lama pengusahaan delapan tahun;
-          Tingkat keberhasilan inokulan sebesar 60 %.

1.      Rincian Biaya Usaha Budidaya Tanaman Gaharu
Uraian Pekerjaan
Jumlah Biaya (Rp,-)
Tahun I :

1.      Bibit (2.000 batang @ Rp. 20.000,-)
40.000.000,-
2.      Pupuk kandang (10 ton @ Rp. 75.000,-)
750.000,-
3.      Pestisida
120.000,-
4.      Tenaga kerja lepas
4.000.000,-
Tahun ke II sampai Tahun ke VII

1.      Pupuk kandang (6 tahun @ Rp. 750.000,-)
4.500.000,-
2.      Pestisida (6 tahun @ Rp. 120.000,-)
720.000,-
3.      Isolat fusarium (2.000 bibit @ Rp. 100.000,-)
200.000.000,-
4.      Tenaga pemeliharaan
8.000.000,-
5.      Biaya panen
4.000.000,-
TOTAL  BIAYA  :
262.090.000,-

2.      Pendapatan Usaha Budidaya Tanaman Gaharu
Dengan asumsi tingkat keberhasilan inokulan 60 % maka pendapatan untuk :
a.      Kelas gubal 1.000 kg @ Rp. 1.000.000,-                    =   Rp. 1.000.000.000,-
b.      Kelas kemedangan 10.000 kg @ Rp. 100.000,-         =   Rp. 1.000.000.000,-
c.       Kelas abu/bubuk 15.000 kg @ Rp. 10.000,-               =   Rp.     150.000.000,-
Jumlah                                                                       =   Rp. 2.150.000.000,-

3.      Keuntungan
Pendapatan – Biaya                                 =   Rp. 2.150.000.000,- - Rp. 262.090.000,-
                                                                 =   Rp. 1.877.910.000,-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar